Kisah Nabi Ilyas a.s. Kisah Nabi Ilyas Alaihissalam menjadi salah satu kisah yang terdapat dalam Al-Qur'an. Kisahnya mengandung banyak pelajaran moral dan spiritual yang sesuai untuk kehidupan sehari-hari. Diketahui, Nabi Ilyas a.s. meneruskan dakwah Nabi Musa a.s. dan Nabi Harun a.s., yakni diutus di tengah-tengah Bani Israil yang membangkang
Foto: Unsplash. Ibu Nabi Isa AS bernama Siti Maryam. Beliau merupakan wanita shalihah yang menghabiskan masa hidupnya dengan beribadah hanya kepada Allah Swt. Dalam kesehariannya, Siti Maryam senantiasa berdoa, berdzikir, berpuasa, dan bermunajat kepada Allah Swt.
Maryam Maryam ( Arab: مريم, translit. Maryam, Ibrani: מרים, Maryam, bahasa Inggris: Mary ), adalah tokoh dalam Al-Qur'an dan Alkitab. Tradisi Islam meyakini Maryam mengandung 'Isa secara mukjizat, yakni dalam keadaan perawan dan tanpa campur tangan laki-laki.
Nabi Isa dilahirkan dari Maryam, wanita suci keturunan Bani Israil dan putri Imran, seorang lelaki pilihan Allah. Maryam dibesarkan oleh Nabi Zakariya, pamannya, dan ia rutin beribadah di tempat suci, mendapat rezeki langsung dari Allah. Allah membuat salah seorang sahabat Nabi Isa yang bernama Yudas Iskariot (Judas Iscariot) diserupakan
Karena terlahir tanpa ayah, banyak orang meragukan kesucian ibunda Nabi Isa yang bernama Maryam. Namun atas izin Allah SWT, Nabi Isa diberikan kemampuan mengatakan kebenaran terkait kelahirannya. Untuk mengingatkan kembali indahnya kisah penuh mukjizat yang satu itu, Mama akan menuliskannya di sini.
Wanita suci yang melahirkan Nabi Isa itu nyatanya memiliki garis keturunan yang begitu mulia. Diketahui, Ibunda dari Siti Maryam merupakan seorang ahli ibadah yang tumbuh di lingkungan yang baik yang senantiasa berdoa memohon keturunan. Ibunda Siti Maryam bernama Hannah binti Faqudz.
.
ibu nabi isa as bernama